Rezeki itu bukan masalah kamu kerja apa dan dimana,

Rezeki itu bukan masalah kamu kerja apa dan dimana,
tapi masalah tentang seberapa tawakkalnya kamu…
.
.
Karena hakikat seseorang yang masih hidup, dia masih memiliki jatah rezeki yang akan terus DISEMPURNAKAN hingga orang tersebut meninggal.
Contoh, seandainya ada seseorang yang mencari “penghidupan” dengan cara mencuri, maka barang hasil curian yang didapatkan itu adalah “rezeki”nya. hanya saja dia mendapatkannya dengan CARA yang HARAM.
Yang seandainya dia tidak mencuri, maka hal ini pun TIDAK akan mengurangi jatah rezeki orang tersebut. Ini yang perlu kita ingat…
Rezekimu tidak akan berkurang karena kamu berbuat JUJUR, dan tidak akan bertambah karena kamu MENIPU saudaramu.
Akan tetapi, kelak tidak akan bergeser kaki-kaki kita semua di hari kiamat nanti, sampai ditanya, DARI MANA kamu mendapatkan rezekimu pada saat itu.
Wallahua’lam.
==============================
Catatan #bindertaklim, dari kajian rutin kitab Al Kaba’ir karya Imam Adz-Dzahabi, pembahasan bab Dosa Besar Orang yang Memakan Riba.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s