Metode Nabawi dalam Menuntut Ilmu

Di antara metode nabawi dalam menuntut ilmu adalah:

Mendengar.

Memahami.

Menghafal.

Menyampaikan.

Sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam berikut,

نضَّر الله امرأً سَمِع مقالتي فوَعَاها وحَفِظها وبَلَّغها، فرُبَّ حامل فِقْه إلى مَن هو أفقه منه،

Semoga Allah memberikan cahaya kepada wajah orang yang mendengarkan sabdaku lalu ia memahaminya lalu menghafalnya lalu menyampaikannya. Banyak orang yang menyampaikan ilmu kepada orang yang lebih paham darinya” (HR At-Tirmidzi).

Hadits ini mutawatir.

Hadits tersebut diriwayatkan oleh sekitar dua puluh orang sahabat.

Perhatikanlah,

Sumber: https://muslim.or.id/31142-metode-menuntut-ilmu.html

Advertisements

Rezeki itu bukan masalah kamu kerja apa dan dimana,

Rezeki itu bukan masalah kamu kerja apa dan dimana,

tapi masalah tentang seberapa tawakkalnya kamu…

Karena hakikat seseorang yang masih hidup, dia masih memiliki jatah rezeki yang akan terus DISEMPURNAKAN hingga orang tersebut meninggal.

Contoh, seandainya ada seseorang yang mencari “penghidupan” dengan cara mencuri, maka barang hasil curian yang didapatkan itu adalah “rezeki”nya. hanya saja dia mendapatkannya dengan CARA yang HARAM.

Yang seandainya dia tidak mencuri, maka hal ini pun TIDAK akan mengurangi jatah rezeki orang tersebut. Ini yang perlu kita ingat…

Rezekimu tidak akan berkurang karena kamu berbuat JUJUR, dan tidak akan bertambah karena kamu MENIPU saudaramu.

Akan tetapi, kelak tidak akan bergeser kaki-kaki kita semua di hari kiamat nanti, sampai ditanya, DARI MANA kamu mendapatkan rezekimu pada saat itu.

Wallahua’lam.

==============================

#bindertaklim
, dari kajian rutin kitab Al Kaba’ir karya Imam Adz-Dzahabi, pembahasan bab Dosa Besar Orang yang Memakan Riba.

Continue reading “Rezeki itu bukan masalah kamu kerja apa dan dimana,”